Pesantren 7.0 Insan Mulia kembali menanamkan nilai kepedulian dan ukhuwah Islamiyah kepada para santrinya. Sejumlah santri bersama para pembina menjenguk salah seorang teman mereka yang sedang menjalani masa pemulihan pasca operasi.

Dengan penuh kehangatan, para santri berkumpul dan memberikan dukungan kepada sahabatnya. Kehadiran mereka bukan sekadar untuk melihat keadaan temannya, tetapi juga untuk menguatkan hati, memberikan semangat, serta mendoakan agar segera diberikan kesembuhan oleh Allah Subhanahu wa Ta'ala.

Kegiatan sederhana ini menjadi wujud nyata bahwa pendidikan di Pesantren Insan Mulia tidak hanya berorientasi pada ilmu dan hafalan, tetapi juga membangun akhlak, kepedulian sosial, rasa kasih sayang, dan persaudaraan di antara sesama.

Rasulullah ﷺ bersabda:

"Hak seorang Muslim atas Muslim yang lain ada lima: menjawab salam, menjenguk orang sakit, mengiringi jenazah, memenuhi undangan, dan mendoakan orang yang bersin."
(HR. Bukhari dan Muslim)

Dalam hadis lain, Rasulullah ﷺ juga bersabda:

"Sesungguhnya seorang Muslim apabila menjenguk saudaranya sesama Muslim, maka ia senantiasa berada di dalam khurfatul jannah hingga ia pulang."

Para sahabat bertanya, “Apakah khurfatul jannah itu?” Beliau menjawab:

"Buah-buahan surga yang dipetik."
(HR. Muslim)

Ibroh yang Dapat Diambil

  1. Menjenguk orang sakit adalah bagian dari hak sesama Muslim.

  2. Sakit bukan hanya membutuhkan obat, tetapi juga dukungan dan penguatan dari orang-orang terdekat.

  3. Persahabatan yang baik akan terlihat ketika salah satu sedang berada dalam kesulitan.

  4. Santri belajar bahwa ilmu harus melahirkan akhlak dan kepedulian.

  5. Kebersamaan dan saling mendoakan akan memperkuat ukhuwah Islamiyah.

Semoga sahabat kami yang sedang menjalani masa pemulihan segera diberikan kesembuhan yang sempurna, diangkat rasa sakitnya, dan dapat kembali beraktivitas serta belajar bersama teman-temannya